4 Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan

Image
Hi reader, Siapa yang tidak kenal buah rambutan ? ya, buah ini memiliki ciri khas nya sendiri yaitu buah yang penuh dengan Rambut pada kulitnya ini akan terasa segar dan nikmat ketika di makan. Bukan hanya menawarkan kesegaran nya akan tetapi buah ini juga kaya akan manfaat bagi kesehatan kita loh guys ada yang sudah tau tidak?? kalau belum tau yuk kita simak bersama manfaat buah Rambutan bagi Kesehatan. Berbagai Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan. Buah rambutan memiliki nama latin  Nephelium lappaceum . Buah yang khas dengan rambutnya ini merupakan buah asli asal Asia Tenggara. Jika diperhatikan, buah rambutan sekilas mirip seperti buah leci. Meski sama-sama berwarna merah dan terasa segar, buah rambutan sangat mudah dibedakan hanya dengan melihat rambut yang tumbuh pada kulit buahnya, sehingga berbeda dengan buah leci. Berbagai Manfaat Rambutan Bagi Kesehatan sebagai berikut : 1. Kaya nutrisi dan antioksidan Sama seperti jenis buah pada umumnya, buah ramb...

7 Efek Buruk Perceraian Bagi Anak


Hi reader,

Sebetulnya perceraian ialah hal yang paling dihindari oleh pasangan suami istri. Namun, hal ini harus dilakukan saat perdebatan di antara suami dan istri sudah tidak lagi menemukan titik temu. Masalah yang hadir buka hanya sekadar pertengkaran, biasanya perbedaan, ketidakcocokan intelektual, kurangnya komunikasi, dan lunturnya komitmen menjadi alasan pasangan suami istri ingin mengakhiri hubungan rumah tangga.

Permasalahan pascaperceraian pun pasti akan datang, apalagi jika kamu dan pasangan sudah memiliki anak. Kamu harus memikirkan baik-baik efek perceraian bagi anak yang kebanyakan buruk bagi sisi psikologisnya. Anak akan merasa keluarganya sudah tidak lagi sempurna, sehingga akan muncul rasa iri terhadap teman-teman sepermainannya yang sering kali menghabiskan waktu bersama kedua orangtuanya. Anak akan merasakan sedih dan kecewa yang cukup dalam ketika mengetahui kedua orangtua mereka akan bercerai.

Nah, Berikut ini terdapat Beberapa efek Buruk perceraian Bagi Anak :

1. Anak Merasa Bersalah


    Pikiran anak-anak memang kerap kali belum matang, sehingga saat orangtua memutuskan untuk bercerai mereka akan merasa bahwa hal ini terjadi karenanya. Mereka akan merasa sangat bersalah, apalagi jika anak masih berusia di bawah 12 tahun. Mereka tergolong sangat rapuh dalam menghadapi hal ini. Anak akan merasa jika dunia mereka menjadi berantakan setelah kedua orangtua bercerai.
    2. Anak Jadi Paranoid

      Saat orangtua memutuskan untuk bercerai, maka anak akan berisiko kehilangan rasa percaya diri, ketenangan batin, dan kehilangan cita-cita. Mereka tidak lagi memiliki semangat dalam menjalani kehidupan. Hasilnya, mereka akan berkembang menjadi pribadi yang paranoid. Sifat ini akan membuatnya menarik diri dari pergaulan di masyarakat dan ia akan memilih untuk bersembunyi dalam kesendirian atau malah menjadi seorang pribadi yang kasar.
      3. Bertabiat Buruk
      Anak-anak korban perceraian biasanya cenderung merasa tidak memiliki arah tujuan hidup dan tidak memiliki pendukung dalam hidupnya. Mereka akan menjadi anak yang di luar kendali dan lebih agresif. Mereka juga cenderung lebih mudah terlibat dalam penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.
      4. Tidak Mau Menikah

      Rasa trauma yang terjadi akibat perceraian akan membuat anak menghindari pernikahan saat ia dewasa. Ia akan merasa enggan melangsungkan pernikahan karena takut mengalami hal yang sama seperti orangtua mereka. Parahnya lagi, mereka bahkan enggan menjalin hubungan akibat rasa trauma mendalam.
      5. Kualitas Kehidupan yang Rendah

        Anak-anak yang kedua orangtuanya bercerai biasanya mengalami penurunan kualitas kehidupan. Hal ini disebabkan uang saku mereka berkurang, karena orangtua mereka sudah enggan berkomunikasi untuk tetap memenuhi kebutuhan hidup sang anak.
        6. Penurunan Akademik

          Menurut beberapa penelitian, anak-anak korban perceraian akan mengalami masalah perilaku. Kegiatan belajar mereka cenderung tidak lagi ada yang mengontrol, sehingga berdampak pada kemampuan akademik mereka.
          7. Kesepian
          Ini adalah salah satu dampak psikis yang pasti terjadi pada anak korban perceraian. Rasa kesepian inilah yang akan sangat mencolok, sebab mereka akan merasakan kehilangan salah satu orangtuanya.
          Jika Perceraian adalah satu-satu nya jalan yang haru di tempuh oleh orang tua, Pastikan perhatian dan Kasih Sayang untuk anak tidak berkurang agar efek perceraian bagi anak tidak menjadi masalah yang perlu penanganan khusus.
          FOLLOW AND SHARE
          https://www.instagram.com/allinhere18/

          YOUTUBE








          Terima kasih telah membaca sampai habis dan jika ada salah kata saya minta maaf karena salah dalam mengetik.

          -Terima kasih-


            Comments

            Popular posts from this blog

            Berapa Sayang Kamu ke Dia ( pasangan mu) ?

            4 Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan

            Gejala Penyebab dan Cara Mengobati Serangan Jantung