Hi reader,
Marah dan
emosi adalah hal yang manusiawi dari manusia. Bahkan orang tersabar di dunia pun akan marah pada waktunya. Marah bukan hanya sifat, tapi juga bisa menjadi sikap seseorang saat mereka perlu melakukannya.
Pun saat orang yang tadinya penyabar jadi lebih
sensitif dan mudah
marah, bisa jadi bukan hanya karena ia merasa
tersinggung. Namun ada faktor lain seperti kondisi
psikologis yang mungkin sedang down.
Beberapa alasan seperti di bawah ini :
1. Pasangan yang terlalu bergantung / mengekang
Mungkin kita terlalu mengekang atau bergantung sehingga ia kehilangan space untuk melakukan hal-hal yang lumrah dilakukan untuk dirinya. Misalnya, kita memang biasa di jemput. Tapi sejak ada pekerjaan baru, ia jadi tidak bisa selalu menjemput kita. Bila kita memaksakan kehendak, dia pun akan tersinggung karena kita tidak memahami kondisinya.
2. Faktor balas dendam
Poin kedua ini bisa terjadi Anda pernah menyakiti Hatinya. Mungkin hal itu begitu menyakitkan sehingga butuh waktu baginya untuk merelakan atau mungkin balas dendam. Selama hal itu tidak membahaya kan anda dan Hubungan anda. Mungkin butuh waktu saja untuk membuat amarahnya meredah.
3. Kurang komunikasi
Kalau tidak ada komunikasi, maka tidak ada pengertian. Ini yang kerap menimbulkan masalah dan amarah. Maksudnya A malah di sangka B. kesalahpahaman sering membuat orang merasa melakukan hal yang sia-sia. Oleh karena itu agar tidak terjadi, Kuatkan lah komunikasi antara Anda dan pasangan Anda tersebut.
4. Dia sedang membuat anda benci kepadanya.
ini bisa berarti 2 hal. Dia membuat anda benci agar anda menjauhinya demi kebaikan Anda (ala drama sih, tapi who knows?) Dan mungkin dia sedang berusaha putus dengan anda dalam rangka mengakhiri hubungan ini atau bahkan memulai hubungan yang baru.
ouch...
5. Dia memang tidak bermanner baik.
Terakhir, mungkin masalahnya ada pada manner pasangan anda. Mungkin dia memang kasar karena begitulah adanya. Dia tidak bisa mengubah perilaku, perbuatan atau perkataannya. Beberapa mungkin worth untuk di perjuangkan. Tapi ada juga yang sebaiknya memang anda lepaskan.
Itulah beberapa alasan yang mungkin melatar belakangi sikap
pemarah dari pasangan anda.
Hopefully it can ends with say sorry, not feeling sorry.
FOLLOW AND SHARE
 |
YOUTUBE
Terima kasih telah membaca sampai habis dan jika ada salah kata saya minta maaf karena salah dalam mengetik.
-Terima kasih-
|
Comments
Post a Comment